KBB – MJL | Gedung mewah DPRD KBB yang seharusnya menjadi rumah aspirasi rakyat kini terhalang dengan adanya aturan tidak semua orang bisa masuk dan harus membuat janji dulu baru bisa masuk,
Pengalaman kurang baik di alami oleh salah satu pengusaha kabupaten bandung barat yang akan masuk ke gedung DPRD tapi di halangi oleh security dengan alasan aturan
Pengusaha sekaligus ketua lembaga XTC Indonesia Dendi Resmana mengatakan bahwa gedung mewah ini dibuat dari pajak masyarakat dan masa kita masyarakat tidak boleh masuk dan seolah olah ada diskriminasi masyarakat, apa hanya elit saja yang boleh masuk ke gedung mewah milik DPRD ini
Gedung mewah DPRD ini dibuat untuk rumah aspirasi masyarakat kalau dengan aturan seperti ini masyarakat mana yang boleh masuk
Dendi mengatakan saya sudah membuat janji dengan sekwan dan camat tapi ketika mau masuk di halang halangi oleh security dengan dalih harus membuat janji terlebih dahulu,padahal saya sudah membuat janji dengan sekwan dan camat
Dendi berharap kedepannya hal seperti ini tidak terulang lagi kepada siapapun dengan dalih apapun dan tata kelolanya harus dibenahi karena gedung ini milik masyarakat dan masyarakat boleh menyampaikan aspirasinya
Di akhir kalimat Dendi mengkritik tata kelola gedung DPRD dan apakah security menjalankan SOP harus seditail itu dan sekeras itu,
kedepan gedung DPRD harus terbuka, lebih transparan karena identiknya agak tertutup, apa lagi dengan adanya bahasa renja rasa pokir,ucapnya
